Bantul – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul melaksanakan kegiatan pemusnahan ikan asing invasif sebagai tindak lanjut hasil pengawasan peredaran dan keberadaan spesies invasif pada Semester II Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian sumber daya ikan serta mempertahankan keseimbangan ekosistem perairan di wilayah Kabupaten Bantul.
Pemusnahan ini didasarkan pada hasil pengawasan yang dilaksanakan selama periode Juli hingga Desember 2025. Pengawasan tersebut difokuskan pada identifikasi spesies ikan asing invasif yang berpotensi mengancam populasi ikan lokal dan merusak habitat perairan umum.
Pada kegiatan tersebut, dilakukan pemusnahan sebanyak lima ekor ikan Aligator spatula dengan panjang berkisar antara 60 hingga 100 sentimeter, serta dua ekor ikan Aligator florida dengan panjang antara 30 hingga 40 sentimeter. Kedua spesies ini tergolong ikan asing invasif yang memiliki kemampuan adaptasi tinggi dan berpotensi menjadi predator bagi ikan lokal apabila dilepasliarkan ke perairan umum.
Kegiatan pemusnahan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Bantul, Stasiun PSDKP Cilacap, Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DIY, Ditpolairud Polda DIY, serta Forum Pengurangan Risiko Bencana Kabupaten Bantul. Kehadiran berbagai instansi tersebut menunjukkan komitmen dan sinergi lintas sektor dalam pengendalian spesies invasif serta penguatan pengawasan sumber daya ikan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk melindungi ekosistem perairan dari ancaman spesies invasif yang dapat mengganggu keseimbangan lingkungan dan merugikan sektor perikanan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak membeli, menjual, memelihara, membudidayakan, maupun melepasliarkan ikan asing invasif ke perairan umum. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan dan melindungi keanekaragaman hayati lokal.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bantul berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengendalian spesies invasif semakin meningkat, sehingga keberlanjutan sumber daya perikanan dapat terjaga untuk generasi sekarang dan yang akan datang.
