Statistik Pengunjung

  • Pengunjung: 140571
  • Online: 1
  • Hari ini: 93

DKP SURVEI INDUK IKAN KE BBPBAT SUKABUMI

BERITA – Selasa, 26 Feb 2013 09:00 WIB

Untuk memperoleh informasi tepat tentang ketersediaan, komoditas/ jenis ikan, dan varietas induk ikan, Bidang Perikanan Budidaya DKP Bantul berkunjung ke Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Kunjungan dilaksanakan selama dua hari, yaitu Kamis-Jumat, 14-15 Februari 2013.

BBPBAT Sukabumi menjadi rujukan untuk mendapatkan informasi tentang ketersediaan, komoditas, dan varietas induk ikan dan BBPBAT Sukabumi merupakan lembaga peneliti dan pengembang induk ikan unggul terutama gurami, nila, lele, dan udang. Banyak lembaga yang menjadikan BBPBAT Sukabumi sebagai referensi untuk mendapatkan informasi tersebut.

Dengan diperolehnya informasi yang lengkap tentang induk ikan, DKP bisa mengembangkan Balai Benih Ikan (BBI) yang dimiliki. Dalam meningkatkan mutu dan jumlah produksi, BBI menggunakan induk unggul. Dalam pengadaan induk ikan, salah satu syarat penting yang harus dipenuhi adalah kualitas induk dengan surat keterangan asal induk dari Pusat Pengembangan. Saat ini, jenis gurami yang banyak terdapat di BBPBAT Sukabumi adalah gurami soang dan jenis nila yang menjadi unggulan adalah nila gesit dan nila sultana.

Sebagai tambahan informasi, BBPBAT Sukabumi merupakan unit pelaksana teknis di bidang pengembangan budidaya air tawar yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan. BBPBAT Sukabumi melaksanakan pengembangan dan penerapan teknik perbenihan, pembudidayaan, pengelolaan kesehatan ikan dan pelestarian perlindungan budidaya air tawar. BBPBAT berlokasi di kota Sukabumi, sekitar 112 km arah tenggara Jakarta. Menempati areal seluas 25,6 hektar yang terdiri dari 10 hektar perkolaman, 12,6 hektar lahan sawah dan kebun serta 3 hektar perkantoran, laboratorium, wisma tamu dan sarana pendukung lainnya (sumber: http://www.bbpbat.net/selayang-pandang ).