Berita

FGD Harmonisasi Pengelolaan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

Selasa Kliwon, 1 November 2016 16:31 WIB 1109

foto

Merupakan tindak lanjut dari SK Bupati Bantul No 284 Tahun 2014 tentang Pencadangan Kawasan Taman Pesisir Kabupaten Bantul yang berisi tentang Kawasan Konservasi Mangrove Baros seluas 132 Ha dan Kawasan Konservasi Penyu Patihan Gadingsari Sanden seluas 50 Ha yang masing-masing terdiri Zona Inti, Zona Pemanfaatan Terbatas dan Zona Lainnya. Maka dari itu, FGD (Focus Group Discussion) guna harmonisasi pengelolaan kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil dilaksanakan pada hari Selasa (01/11), yang bertempat di Kantor Kelurahan Desa Tirtohargo, Kretek, Bantul. Hadir sebagai narasumber yaitu, Kepala Biro Hukum Setda DIY, Kepala Biro Organisasi Setda DIY, Kepala Bidang Kelautan dan Pesisir Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul sebagai salah satu penggerak pengembangan dan pembangunan kawasan konservasi pesisir juga menggandeng stakeholders terkait di antaranya adalah Badan Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Kehutanan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, BKSDA, Posal Samas dan kelompok-kelompok pegiat konservasi yaitu KP2B (Kelompok Pemuda Pemudi Baros).

Narasumber mewakili instansi masing-masing menyampaikan materi mengenai rencana pengelolaan kawasan konservasi pesisir dan pulau-pulau kecil di Wilayah Bantul. Didukung oleh semua yang hadir dalam acara, rencana baik ini bertujuan untuk menciptakan kawasan pesisir yang menjunjung konsep ekowisata sekaligus eduwisata, kawasan wisata yang tidak hanya menawarkan tempat rekreasi namun juga tempat untuk belajar mengenai kawasan pesisir yang pastinya menjadi daya tarik tambahan saat berkunjung ke Bantul. Selain itu, harapannya dari pengelolaan ini adalah dapat menjadikan ekosistem yang ada di sekitar kawasan konservasi tetap terjaga. Semua yang hadir dalam acara ini sepakat untuk mendukung dan turut serta dalam rencana ini guna menuju kawasan pesisir yang berdampak positif tidak hanya bagi ekosistem yang hidup di dalamnya namun juga bagi masyarakat yang tinggal di sekitar. Oleh karena itu, para penggerak rencana kegiatan tak lupa mengajak peran serta masyarakat secara umum dan masyarakat setempat kawasan pesisir pada khususnya agar tidak hanya jadi penonton dari rencana ini. Suatu rencana yang baik akan terwujud jika semua pihak ikut turun tangan dan saling membantu guna mencapai tujuan bersama. (dp)